BANDAR LAMPUNG – Forum Silaturahmi Muslim Lampung (Forsimula) menggelar rapat perdana setelah terbentuk dan bersiap melaksanakan sejumlah program untuk kemaslahatan umat Islam di Bumi Ruwa Jurai.

 

Rapat perdana dihadiri langsung oleh Ketua Umum Forsimula, Drs. H. Sjachroedin ZP, SH, didampingi Sekjen Forsimula Dr. Drs. Tauhidi, MM, MCP, dan sejumlah pengurus di Jl. Kaca Piring, Pahoman, Bandar Lampung, Jumat (24/10/2025).

 

Tampak hadir para pengurus diantaranya Wasekjen Drs. Ali Zubaidi, MM, MT, Bidang Kepemudaan dan Kebudayaan Diza Noviandi, Bidang Organisasi dan Keanggotaan Suhardi Buyung, Bidang Pendidikan dan Dakwah Ustadz KH Aryasin, Ustadz Marzuki, Ustadz Nike, Yudi A. Arif. Bidang komunikasi dan Informasi Publik Rheda Rakasyah dan Moh Agus Purnomo, SH.

 

Dalam sambutannya, Ketum Forsimula Sjachroedin ZP, menegaskan bahwa Forsimula organisasi yang pertama di Indonesia bersiap untuk menyambut dan menyukseskan even internasional yakni “Indonesia Berdo’a” yang akan digelar pada 28-30 November 2025 di Kota Baru mendatang.

 

Mantan Gubernur Lampung itu menyatakan Lampung tidak hanya menjadi penonton melainkan turut serta dalam menyukseskan Indonesia Berdo’a ini melalui Forsimula yang nantinya akan meneruskan menghidupkan kegiatan keagamaan di Kota Baru Jati Agung Lampung Selatan setelah acara Indonesia Berdo’a.

 

“Forsimula itu independen tidak terkait dengan panitia pusat. Jadi kita berdiri sendiri, panitia pusat juga berjalan beriringan. Semua ingin menyukseskan acara yang akan dihadiri ulama dari penjuru dunia. Sebab, tidak mudah mendatangkan ulama ke Lampung apalagi dari penjuru dunia, maka kita jangan hanya jadi penonton, sebagai tuan rumah kita harus ikut kolaborasi ikut menyukseskan acara ini,” ungkapnya.

 

Sekjen Forsimula Tauhidi menambahkan bahwa Forsimula memiliki sejumlah program kerja keumatan yang akan dilaksanakan menyambut gelaran Indonesia Berdo’a.

 

“Seperti kegiatan keagamaan I’tikaf kita sudah menggelar di Masjid Al-Hijrah Kota Baru. Juga ada syi’ar dan menyosialisasikan Indonesia Berdo’a melalui pawai keliling dan pada kegiatan pertama yang lalu mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Kita berencana akan melakukan syi’ar lagi dengan menggandeng berbagai komunitas seperti Jip Willys. Karena prinsip kita adalah dakwah, mengajak kepada kebaikan. Ini untuk bersama-sama menuju jalan yang diridhoi Allah SWT. Forsimula Bersama Karena Allah,” pungkasnya. (rilis/Sukmawati)