BANDAR LAMPUNG – SMPN 1 Bandar Lampung terus meningkatkan kualitas pendidikan siswanya dengan menggelar bulan bahasa yang dirangkai dengan peringatan Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan 10 November mendatang.

Pembukaan Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda digelar dengan berbagai macam perlombaan dan dibuka oleh Kepala SMPN 1 Bandar Lampung Yulia Budiarti, S.Pd., di sekolah setempat, Kamis (23/10/2025).

Pembukaan Bulan Bahasa berlangsung meriah dan semarak dengan berbagai penampilan antara pentas musik, dan lainnya. Pembukaannya disampaikan oleh para Wakil Kepala Sekolah diantaranya Wakepsek M. Rivai, Joni Iskandar dan seluruh Dewan Guru SMPN 1 Bandar Lampung.

 

Pembukaan Peringatan Sumpah Pemuda dan Bulan Bahasa SMPN 1 Bandar Lampung

“Kegiatan ini adalah untuk menyikapi dalam rangka meningkatkan minat baca dan tulis siswa kami. Yang juga berpengaruh pada tingkat konsentrasi anak yang semakin memendek. Bahkan saat ini konsentrasi anak hanya tinggal 7 menit anak-anak fokus pada satu hal, salah satunya adalah karena terbiasa scrolling gadget seperti membaca judul status apat apa begitu, sehingga pemahaman anak untuk semakin membaca berakhir, dan menurun. Upaya hal tersebut tidak terjadi maka anak-anak kami berikan ruang untuk menulis cerpen, mendongeng, Lomba Cepat Tepat, pagelaran seni dan lain-lain,” kata Yulia, Kamis (23/10/2025).

 

SMPN 1 Cetak Sejarah

 

Menurut kepsek, bahwa SMPN 1 Bandar Lampung sudah mendapatkan sejumlah pencapaian. Diantaranya pada 2024 sudah melakukan Lomba Duta Baca dan Karya Tulis Cerpen.

 

“Setelah melalui proses editing kemudian nanti pada puncak acara Bulan Bahasa 28 Oktober mendatang kita akan melakukan Book Launching yakni peluncuran Buku Antologi Cerpen karya siswa SMPN 1 Bandar Lampung diterbitkan dalam sebuah buku antologi dan ini merupakan pertama kalinya. Mudah-mudah setelah launching pertama buku cerpen karya anak Spansa ini, bisa diikuti dengan karya-karya yang lain,” ungkapnya.

 

Ditambahkan kepsek, dengan diadakannya Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda ini berharap sebagai wadah bagi siswa. “Selain menjadi wadah juga bisa mengekpresikan apa yang menjadi talent-talent mereka, pihak sekolah memfasilitasi seperti menyediakan panggungnya, dan kelengkapannya nanti akan muncul talent-talent anak sehingga tidak hanya mengasah bakat mereka sehingga tidak hanya menjadi bakat terpendam, tapi terwujud menjadi karya anak-anak Spansa untuk menumbuhkan karakter cinta tanah air, cinta bangsa, menghasilkan kreatifitas dan kolaborasi di dalamnya,” tambahnya. (rilis)